โ† Back to Thoughts
Shortcuts (ID)
Jul 2026

Aku Bikin Sistem Keuangan Sendiri di iPhone karena Suka Countdown

Dari obsesi sama countdown jadi sistem keuangan lengkap di iPhone: widget gajian, catat pengeluaran 3 detik, laporan berbentuk struk belanja. Tanpa aplikasi tambahan berbayar, data 100% milik sendiri.

Semua ini berawal dari hal sepele. Aplikasi nabung yang aku pakai menampilkan countdown menuju tanggal jatuh tempo deposito, dan entah kenapa aku terobsesi. Tiap buka aplikasi, yang aku lihat duluan bukan saldonya, tapi angka "berapa hari lagi"-nya.

Ternyata ini ada penjelasan psikologisnya, namanya goal gradient effect. Makin dekat kita ke sebuah target, makin besar motivasi kita buat mencapainya. Countdown mengubah sesuatu yang abstrak (tanggal, uang, target) jadi angka konkret yang berkurang tiap hari, dan otak kita nggak bisa nolak itu.

Terus aku mikir: kalau countdown deposito aja bikin aku semangat nabung, gimana kalau semua hal penting di keuanganku ada countdown-nya?

Berapa hari lagi gajian. Berapa sisa budget jajan bulan ini. Berapa bulan lagi dana darurat tercapai.

Jadi aku bikin sendiri. Semuanya. Di iPhone. Tanpa install aplikasi keuangan apapun.

Kenapa nggak pakai aplikasi budgeting aja?

Aku udah coba beberapa. Masalahnya selalu sama.

Fiturnya kebanyakan, aku cuma butuh 20% fiturnya tapi harus navigasi 100% UI-nya. Yang bagus rata-rata langganan bulanan (ironis ya, bayar langganan buat aplikasi yang nyuruh kamu hemat). Dan yang paling mengganjal buatku: data keuanganku ada di server orang lain.

Sistem yang aku bangun sekarang beda. Datanya cuma dua file JSON di iCloud Drive-ku sendiri, logikanya JavaScript yang bisa aku baca dan ubah kapan aja, dan biayanya nol rupiah.

Tur sistemnya

Ini yang sekarang jalan di iPhone-ku setiap hari.

1. Widget countdown gajian + sisa budget

[Screenshot: widget home screen medium]

Di home screen, satu widget medium menampilkan dua angka paling penting dalam hidupku ๐Ÿ˜„ Sebelah kiri: berapa hari lagi gajian (aku gajian tanggal 25, jadi periode keuanganku 25 ke 24, bukan awal sampai akhir bulan). Sebelah kanan: sisa budget jajan dengan progress bar, plus satu angka kecil yang diam-diam paling berpengaruh, yaitu pace ideal: kalau pengeluaranku rata sempurna, harusnya sekarang sisa berapa. Sisa aktual di atas garis ideal artinya aman. Di bawahnya, tandanya minggu ini harus kalem dulu.

Widget ini dibikin pakai Scriptable, aplikasi gratis yang membiarkan kamu menulis widget iOS pakai JavaScript. Iya, JavaScript biasa. Kalau kamu pernah nulis document.getElementById, kamu bisa bikin widget iPhone.

2. Catat pengeluaran dalam 3 detik

[Screenshot: prompt kategori + input nominal]

Ini bagian yang bikin sistemnya bertahan: friksi pencatatannya hampir nol. Habis bayar QRIS, aku tinggal double tap punggung iPhone (fitur Back Tap, paling underrated di iOS), muncul menu kategori (Food & Beverages, Transportation, Shopping, dst.), ketik nominal, selesai. Tiga detik.

Notifikasi langsung bilang: "โœ… Rp 25.000 (Food & Beverages) tercatat. Sisa: Rp 3.410.000".

Data masuk ke satu file jajan.json di iCloud. Nggak ada akun, nggak ada sync ke server, nggak ada iklan.

3. Lock screen: jawaban sebelum unlock

[Screenshot: lock screen widget]

Di lock screen ada versi mini-nya: sisa hari menuju gajian, sisa budget, dan status on track. Tiap ngecek jam, keuanganku ikut ke-review. Gratis, nggak perlu buka apa-apa.

4. Laporan berbentuk struk belanja

[Screenshot: struk laporan]

Ini bagian favoritku. Laporan bulananku bukan dashboard membosankan, tapi struk belanja thermal: kertas putih bergerigi, font monospace, bar ASCII buat progress budget, stempel "โœ“ ON TRACK" atau "AGAK BOROS" miring kayak cap kasir, lengkap dengan barcode dan tulisan "TERIMA KASIH SUDAH HEMAT" di bawahnya.

Satu tap dari home screen, dan dia selalu baca data terbaru. Ganti periode sama aja kayak cetak struk baru.

Kenapa struk? Karena laporan keuangan yang pengen dilihat itu lebih berguna daripada laporan canggih yang nggak pernah dibuka.

5. Recap mingguan, otomatis

Tiap Minggu jam 8 malam, notifikasi muncul sendiri:

๐Ÿงพ Weekly Recap Jajan โ€” Minggu ini: Rp 320.000 (8x) ยท โ†“12% vs minggu lalu ๐Ÿ‘ ยท Top: ๐Ÿœ Food & Beverages ยท Sisa budget: 4,6jt ยท 19 hari lagi ยท โœ… on track

Aku nggak perlu ingat buat ngecek. Sistemnya yang datang ke aku.

6. Countdown paling penting: dana darurat

[Screenshot: widget dana darurat]

Dan akhirnya, countdown yang paling bermakna: berapa bulan lagi dana daruratku tercapai. Tiap tanggal 25, habis auto transfer tabungan, aku catat setorannya dan angka countdown-nya maju. Widget-nya bahkan menghitung estimasi dari rata-rata setoran aktualku. Nabung lebih banyak, countdown-nya makin pendek.

Nabung yang tadinya kewajiban jadi... game yang pengen aku menangin.

Yang kamu butuhkan buat mulai

Semuanya gratis: aplikasi Scriptable (App Store), aplikasi Shortcuts (udah bawaan iOS), dan iCloud (buat nyimpan data). Nggak perlu jago ngoding. Script-nya tinggal salin, yang perlu kamu ubah cuma angka budget dan tanggal gajianmu.

Aku lagi nulis tutorial lengkap per bagian:

Penutup

Sistem ini nggak akan cocok buat semua orang, dan itu justru intinya. Dia cocok persis buatku karena aku yang bikin: periodenya ngikutin tanggal gajianku, kategorinya kebiasaan jajanku, dan tampilannya... ya, seleraku ๐Ÿ˜„

Kalau kamu juga tipe yang termotivasi sama countdown, atau sekadar capek sama aplikasi budgeting yang gemuk, coba bikin sendiri. iPhone kamu ternyata jauh lebih bisa diprogram daripada kelihatannya.